Jumat, 26 Februari 2016

Tentang Bang Syaiha ala membaca wajah

Posted by cuap-cuap ratih on 11.42 with 14 comments
Mengenal orang dari foto bisakah? Tapi ini dapat dilakukan untuk mengenal orang yang belum pernah kita temui sebelumnya dan hanya dengan melihat dari foto yang terpampang di profil picture-nya. Saya mencoba mengenali sosok bang syaiha, dengan mengintip foto-foto di blog Bang Syaiha. Saya rasa fotonya asli tanpa polesan kamera 360, tapi juga ga berani liat lekat-lekat nanti saya di pelototin mba Ella hehehe..J maaf ya mba Ellaaa sekilas aja kok liatnya.

Pertama: Bentuk wajah. Perlu pengamatan yang mendalam untuk melihat perbedaan antara sisi kiri dan kanan wajah seseorang. Semakin nyata perbedaan antara dua sisi wajah, semakin besar perubahan suasana hati atau klonflik di dalam diri muncul. Pada wajah bang syaiha terlihat cukup simetris. Ini terbukti juga pada kekonsistenan Bang syaiha dalam menulis yang bahkan dapat menularkannya kepada orang lain. Kalau Bang syaihanya saja moody dan sensitif hal ini tidak terjadi.    

Kedua: Mata yang merupakan jendela jiwa. Bang syaiha termasuk berkelopak mata tertutup lipatan mata, ini menunjukan bahwa si individu sangat analitis dan ingin mengetahui bagaimana hal-hal berjalan dan mengapa. Orang-orang yang berciri analitis tinggi ini melihat semua aspek situasi sebelum membuat keputusan. Cocok dengan profesinya sebagai Guru matematika dan kimia. Juga Ingatkah saat Bang syaiha menulis dan share ke kita, apakah akan membuka ODOP batch kedua? Mungkin ini adalah cara Bang Syaiha mengumpulkan data sebagai pertimbangannya membuat keputusan.

Ketiga: Alis. Berbentuk bulan setengah, menyiratkan apresiasi terhadap rancangan berhubungan dengan bagaimana sesuatu dirancang. Pemiliknya mempunyai bakat alami untuk menyatukan sesuatu. Hal-hal yang tidak terorganisasi dengan baik akan menjengkelkan bagi orang-orang ini. Maka terciptalah One Day One Post atas gagasannya mengorganisir orang-orang yang memiliki Passion yang sama dan menularkan kebiasaannya.

Keempat: Hidung. Ada banyak bentuk dan ukuran hidung. Terlihat hidung bang syaiha memiliki tulang hidung lurus yang bulat. Tulang hidung lurus mempunyai kombanasi watak Administratif dan Ministratif. Individu ini memiliki campuran kemampuan, baik melayani maupun mengurus administrasi proyek. Hidung bulat sangat usil dan selalu ingin mengetahui informasi terbaru. Ayoo yang sering mantengin info trend terkini mungkin termasuk bentuk hidungnya sama bulat dengan Bang syaiha.

Kelima: Bibir. Bibir atas ringkas. Derajat keringkasan ditentukan oleh ketebalan bibir atas, semakin tipis semakin ringkas orang tersebut, dan semakin tebal bibir atas, semakin banyak bicara orang tersebut. Individu yang memiliki bibir tipis dianggap sangat ringkas dan senang menuju pokok persoalan. Tidak menyukai pengulangan percakapan. Ketika sebuah pembicaraan sudah membosankan, mereka berhenti memikirkanya. Kelebihannya adalah mereka memberi arahan yang jelas, tepat dan mudah diikuti.

Keenam: Dahi Bulat. Untuk menentukan bentuk kepala yang tepat, letakkan telunjuk kedua tangan secara vertikal di sepanjang sisi bagian terluar alis. Dengan meletakkan kedua jari telunjuk seperti itu akan terlihat bulat atau kotak? Nah Tebak kalau Bang Syaiha bulat atau kotak?  Jika bulat, hal itu menjadi petunjuk bahwa pemiliknya memiliki watak yang disebut pemelihara. Wataknya senang memelihara apa yang telah mereka miliki. Baginya rumah dan keluarga adalah hal yang penting. Mereka senang memperbaiki barang lama, merenovasi rumah dan mengatur ulang perabotan. jika kotak, individu pemiliknya disebut pembangun. Mereka senang melakukan sesuatu dari awal ketimbang memodifikasi. Mereka cenderung tidak suka menyimpan hal-hal yang bisa saja berguna kelak kemudian hari.

Jadi kesimpulannya?

Senang bila bisa mengenal lebih baik orang-orang yang berada disekitar kita. Jadi tahu bagaimana bersikap atau berkomunikasi. Hmm apakah deskripsi diatas cocok dengan sosok Bang Syaiha yang masih misteri? Padahal orangnya juga tidak misterius hanya belum pernah ketemu. Teori ini didasari dari buku “cara cepat membaca wajah” karya Naomi R. Tickle. 


Kamis, 25 Februari 2016

PESAN DARI MASA DEPAN

Posted by cuap-cuap ratih on 22.47 with No comments
Apa yang akan terjadi 5 tahun, 15 tahun, bahkan 35 tahun ke depan. Apa yang sedang kamu lakukan saat itu?  Sudahkah terbayang?

Mungkin apa yang kita lihat di film Doraemon ataupun starwars benar akan terjadi? Mungkin ini juga yang membuat para pembuat film itu penasaran sehingga membayangkan dan membuatnya seperti apa yang ingin terjadi kemudian. Jika memang ada time mechine (mesin waktu) akan kemana arah yang kamu tuju masa lalu atau masa depan? Belum move on? jangan galau karena masa lalu hanyalah masa lalu.

Bagaimana menyikapi kondisi ini? Sebagian kita mungkin hanya hidup mengikuti arus kehidupan, ada yang merencanakan ingin melakukan ini dan itu. Tapi tidak sedikit yang hanya berharap dapat bertahan hidup untuk hari ini saja.

Para pahlawan mungkin tidak pernah memikirkan apa yang akan dilakukannya kemudian berdampak baik untuk banyak orang. Bahkan penjahat sekalipun tidak menyadari apa yang dilakukannya itu berrdampak buat orang lain dari sisi berlawanan dengan yang lain. Hidup jadi serba salah ya?

Hidup bagi kita bukan sesuatu yang mudah namun beruntung kita sebagai muslim memiliki oleh Al qur’an sebagai pegangan hidup. Al qur’an adalah Firman Allah di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantara malaikat jibril dan disampaikan kepada kita. Telah ada dalam Al qur’an pada 1400 tahun lalu, akhirnya terkuak kebenarannya sedikit demi sedikit di masa kini yang besifat kebenaran ilmiah. Al quran itu juga sebagai mukjizat untuk umat manusia di dunia.

Tugas kita adalah mentadaburi dan menghayatinya. Al-quran menjawab sesuai dengan kemampuan manusia dalam menterjemahkan sesuai masanya. Berusaha memahami dan menyelami makna yang terkandung didalamnya.

Maka kita berusaha menangkap pesan apa yang Allah sampaikan kepada kita melalui Al qur’an. Karena apapun yang kita lakukan di dunia, tujuan akhirnya akan sama. Masa depan adalah bekal yang kita kumpulkan pada masa kini.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaany-Nya. Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (membuktikan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan Bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.” (Ar-Rum:24)
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (AL-Ankabut:69)

“Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan Bumi yang sudah mati. Sesungguhnya (Tuhan yang berkuasa seperti demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Ar-Rum:50)

Semoga dapat diambil hikmahnya, Demikianlah.

TIGA HARI PURNAMA

Posted by cuap-cuap ratih on 00.00 with 4 comments
Apa yang akan kamu lakukan saat Purnama tiba? Apakah akan berubah menjadi manusia srigala sebutan kerennya warewolf atau menjadi lebih kuat seperti vampir,  ini sih kebanyakan nonton film. Bukan itu tentunya.

Yakni Puasa tiga hari pada pertengahan bulan disebut puasa Ayyamul Bidh (hari putih) pada hari ke 13,14 dan 15 dari bulan Hijriyah karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar rembulannya yang putih.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “kekasihku (yaitu Rasulullah Shallalahu’ aliaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkanya hingga aku mati: 1- Berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2-Mengerjakan shalat Dhuha, 3-mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178)
Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda padanya,”Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13,14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR.TIrmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan)

Hari ini masuk hari ke 15, masih termasuk bulan purnama. Saat ini bulan berjarak sekitar 10% dari bumi membuatnya nampak lebih besar dan lebih terang. Meski tidak cukup kuat untuk mempengaruhi permukaan bumi tetapi fenomena ini mempengaruhi naiknya pemukaan laut. Adanya pengaruh daya gravitasi bulan dalam proses pasang surut. Termasuk mempengaruhi semua mahluk hidup yang ada di bumi. Bulan tidaklah seperti benda langit lainnya. Bulan tidak memancarkan cahayanya sendiri. Saat purnama itu bulan terang terbias sinar matahari. 

Keutamaan Puasa ini adalah bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wasalam tidak pernah meninggalkan amalan ini dan menganjurkan kita berpuasa. Tujuannya agar hati kita terjaga dari amarah, nafsu dan segala sifat buruk lainnya yang cenderung meluap. Segala amalan yang di contohkan Rasul selalu memiliki hikmah yang tersembunyi luar biasa dasyatnya.


Kalau tidak percaya coba saja, pasti ada efeknya setelah kita berpuasa. 

Selasa, 23 Februari 2016

CARA MUDAH DALAM MENULIS

Posted by cuap-cuap ratih on 17.58 with 3 comments
Hujan sudah mulai turun sejak siang dan hawa panas seakan melipir tergantikan udara yang sejuk. Di temani dedek tersayang kucoba menorehkan kata demi kata yang indah. Bukan sebagai aspirasi tetapi lebih syahdu rasanya bila ada yang menemani disaat butir-butir kehidupan ini jatuh atas kehendak-Nya dan memberikan nafas bagi semesta.

Bagaimana tuliasan yang ada di paragraf atas? Itu tercipta hanya sekejap saja yang memang ditulis saat hujan turun, kondisi sebenarnya. Sekarang saya mau membuktikan bahwa menulis itu tidak sulit. Tulisan ini ditujukan untuk teman-teman yang baru mulai menulis dan tidak percaya diri sehingga merasa ragu untuk menulis. Sesuai judul diatas saya akan memberikan tips cara mudah dalam menulis

Pertama: siapkan mental artinya menyiapkan pikiran juga hati. Dengan pikiran kita fokuskan apa yang menjadi tujuan kita menulis? Misalkan saya mau menulis agar dapat memberikan manfaat kepada pembaca, dapat memberikan pencerahan, dapat menghibur atau hanya untuk curahan hati saja. Apapun tulisan kita itu haruslah dapat dipertanggungjawabkan. Dengan hati kita mencurahkan perasaan agar tulisan kita itu dapat sampai kepada pembaca yang kita tuju.

Kedua: Siapkan peralatan menulisnya. Mau dengan pulpen dan kertas, handphone, Laptop atau apa saja yang memungkinkan kamu dapat menuliskan apa yang ingin disampaikan dan terbaca dengan baik. Jaman dulu saja para pendahulu kita sampai menuliskan sejarah atau peristiwa penting diatas bebatuan yang akhirnya meninggalkan pesan untuk kita ketahui saat ini.

Ketiga: Menulis, langsung saja mulai menulisnya. Hal ini terkait dengan ide atau tema tulisan yang kadang kita tidak dapat menangkap signalnya. Bila kita sudah fokus dengan apa tujuan kita menulis tentu tidak sulit menentukan apa yang ingin disampaikan. Meskipun tidak harus di artikan secara kaku harus satu pilihan saja. bebas mau pilih menulis berapa banyak jenis tulisan, asal ya tadi dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya bila tidak bisa-bisa dituduh sebagai penipuan sastra. Tentu tidak ingin hal ini terjadikan? . Mau menulis non fiksi seperti karangan eksposisi, argumentasi, opini, esai mengenai sastra, biografi, memoar, jurnalisme, ilmiah, teknis dan lain sebagainya, boleh juga menulis fiksi seperti novel dan cerpen.

Keempat: Editing ini opsional atau pilihan. Setelah kamu menulis edit kembali tulisanmu. Boleh berupa tanda baca atau pemilihan katanya, atau tidak di editpun boleh. Asal tulisanmu sudah baik dan siap untuk di konsumsi pembaca. Tapi proses ini seringnya sih dipakai karena selalu ada yang kelebihan atau kekurangan saat kita menulis.

Masih ragu mau menulis? Tidak ada yang membatasi kecuali diri sendiri. Pikiran menghasilkan tindakan, maksudnya saat kamu berpikir kamu tidak dapat melakukannya maka yang terjadi adalah benar kamu tidak dapat melakukan itu. Tetapi bila pikiranmu berpikir bisa melakukannya maka akan melakukannya. Hebat bukan pikiran kita? Berpositif dan hal baik sajalah dalam berpikir maka hal positif dan baik juga yang akan kita lakukan dalam dunia ini.

Demikianlah semoga tulisan ini membawa manfaat ^^

sumber gambar: www.merdeka.com

Senin, 22 Februari 2016

KISAH ODOP

Posted by cuap-cuap ratih on 16.07 with 8 comments
ODOP punya grup WhatsApp yang anggotanya banyak. Tercatat ada hampir sekitar delapan puluh orang, tapi yang aktif kemungkinan hanya separuhnya. Jangan sedih! tetep yang lainnya itu nyimak, terbukti masih pada bertahan menjadi peserta memasuki bulan kedua ini. Nah sisanya adalah yang aktif luar biasa seperti baterai yang iklannya pakai boneka kelinci ada drum didepan perut, ga ada matinya! Allah memang selalu mencipta hal yang berpasangankan? Kalau semuanya aktif bisa-bisa sekali lengah tidak lihat chat bakal ada berjuta-juta kalimat harus dipanjat. Atau kalau semuanya pasif, yang keluar di chat hanyalah si jangkrik.. krikk.. krikk.

Grup apa sih ODOP itu? ODOP itu singkatan dari One Day One Post. Di perkenalkan oleh Bang Syaiha, seseorang yang katanya biasa aja, cuma seorang lelaki yang mencoba menulis setiap hari di blog tapi sudah menulis 100 tulisan dalam tiga bulan, dan sedang tahap selesai edit novelnya yang kedua. Gerakan ini bertujuan mengajak orang untuk bisa menulis di blog setiap harinya dan menjadi pembiasaan. Hal ini juga di sampaikan oleh salah satu anggota ODOP dalam diskusi beberapa hari yang lalu, menurut Dr. Ibrahim Elfiqy dalam bukunya Terapi Berfikir Positif menulis: Manusia membutuhkan waktu 21 hari untuk menanamkan hal-hal baru kedalam pikiran bawah sadar sehingga membentuk kebiasaan.  Dan di ODOP ditantang menulis setiap hari efeknya akan merasakan ada yang kurang bila satu hari tidak menulis. Berani?

Lebih daripada kelebihan si ODOP adalah Pesertanya bisa di katakan berasal dari seluruh Indonesia, dari pelajar sampai yang lagi kuliah S3, dari pekerja sampai ibu rumah tangga. Ga nyangka hiks jadi terharu. Belum pernah keliling Indonesia, alhamdulillah ketemunya di ODOP. Berhubungan dengan saudara-saudara se-Tanah Air itu jadi berharap, berharap bisa kopdar ke daerah mereka. Ini beneran! ini serius! Mupeng banget ya muka pengen pakai banget! Jadi motivasi!

Walaupun tiap hari saling bercengkerama tidak ada tuh yang saling bergesekan dan cari musuh. Yang ada berbagi tips dan trik menulis, berbagi ilmu, berbagi cerita, saling mendukung, memberi semangat bila ada yang keteteran menulis. Saat ada yang memposting setoran di list One Day One Post, tetiba ingin segera menulis dan mulai absen. Bahkan tingkat adrenalin meningkat disaat waktu menunjukkan jam 23.59 dan masih menulis belum posting, karena tidak mau meng-hutang tulisan. Seru! Untuk yang serius dan memang punya tujuan yang jelas. Jelas-jelas mau nulis hehehe..

Berharap bisa terus meng-ODOP sampai selamanya. Yang membatasi hanyalah diri sendiri. Ini kisahku mana kisahmu?

#ODOP#Menjawab tantangan dengan keberanian karena yang tidak berani itu berarti takut.


Minggu, 21 Februari 2016

MUMPUNG MASIH PAGI

Posted by cuap-cuap ratih on 10.25 with No comments
Hari minggu pada ngapain? Kebanyakan pekerja kalau ga ada rencana pastinya lebih senang dirumah nge-gelayoran sambil meluk guling dan tidur sampe sebangunnya. Ini hasil survei dari 5 orang yang ada di rumah. Dua masih tidur, satu jalan pagi dari subuh dah gaul sama temen-temennya, satu bangun tidur langsung pantengin drama jepang di web, satu lagi ngadepin lapie lagi ngetik n berselancar ria di dumay. Bebas aja.

Untuk bahagia itu sederhana kan? Di syukuri saja apa yang ada. Pusing mau kesana-kemari tapi ga ada budget, hehe itu masalahnya. Lihat yang ada dibawah, kalau selalu melihat keatas kepala akan menjadi pusing dan mata menjadi merah karena silau eh tapi ga tau deh kalau ternyata matanya lagi sakit atau kecolok karena ngintipin tetangga sebelah.

Sarapan? Penting banget tuh. Tapi belom nih! nungguin kali aja ada yang ngirimin. Woi.. abang-abang yang jualan mah udah dari tadi berseliweran, dipanggil kali biar berhenti kalau nungguin siapa yang mau kirim. Ngarep banget ya?

Nulis tentang keseharian tuh enak bisa tentang apa aja, trus disuruh nulis tentang peristiwa yang lagi trend perlu mikir. Lanjut nulis pakai analogi tambah mikir keras, diumpamakan itu seperti tim gegana yang sedang menjinakkan bom atau seorang nenek yang sudah rabun berusaha memasukkan benang ke lubang jarum atau mumpung ini masih pagi, kenapa masih pagi? Karena kalau sudah siang itu tidak pagi lagi. Mikir!!

Itu adalah beberapa tantangan One Day One Post untuk bulan Februari. Berhasilkah dilalui? Tentu saja. Lautan luas, gunung menjulang, jalan berkerikil pun sanggup dilalui buat ketemu kamu apalah bila hanya sebuah tulisan. Ga sombong, dari sudah bisa pegang pinsil di taman kanak-kanak di situ sudah nulis walau hanya berupa garis-garis yang panjang dan pendek, meliuk-liuk, bertumpuk, dan tidak jelas.

Demikianlah semoga tetap bisa menghasilkan daripada tidak dihasilkan. Terus saja menulis bagus jelek bukan kita yang menilai, dan biar saja orang menilai. Kalau salatiga berarti nilainya tujuh dan kalau ga ada salahnya itu tidak mungkin karena semua orang pasti punya salah. No body Perfect! Kalau saya ada salah Maafin Yak!



#Relax on Sunday Morning

Jumat, 19 Februari 2016

PEKA DONG!

Posted by cuap-cuap ratih on 18.44 with No comments
Pembicaraan di grup ODOP hari ini cukup menggugah fikiran, saya terdiam menatap layar handphone membaca satu-persatu komentar yang masuk silih berganti seperti seorang ibu yang melihat anak-anaknya bermain ada rasa tenang tapi juga khawatir takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, apakah yang saya rasakan berbeda dengan yang mereka rasa tetapi akhirnya saya merasa lega ternyata teman-teman juga merasakan hal yang sama setelah mengikuti tantangan untuk menulis setiap hari.

Yaitu membuat saya dan teman-teman menjadi lebih peka. Tidak saja peristiwa besar, yang kecil-kecil juga tidak luput menjadi perhatian. Mereka berusaha menggali ide-ide yang unik, kadang dalam hati itu sedikit membuat saya iri, kepikiran ya teman-teman membuat tulisan dengan hal-hal itu. Bayangkan saja ada yang hanya dari melihat foto atau gambar bisa jadi cerpen yang bersambung berhari-hari, sandal, pelajaran kimia, binatang, lagu, bahkan dari cucian, dan banyak lagi.

Memang yang baru belajar menulis seperti saya ada juga, masih sering kehabisan stok ide. Masing-masing kita sebenarnya mengakui ada saja ide dikepala layaknya bintang yang bertaburan di langit saat malam yang cerah tapi sayang, sulit untuk meraihnya seperti menuliskan ide itu menjadi suatu tulisan yang menarik. Butuh waktu dan proses yang berkesinambungan hingga kami menjadi seorang pelari dalam perlombaan yang sudah melihat garis finish didepan mata, tidak ragu dan semakin bersemangat saat si ide menghampiri lalu menuangkannya dalam aksara. 

Selain harus banyak membaca sepertinya mengasah kepekaan menjadi kebutuhan dalam penulisan. Kepekaan yang dimaksud adalah kepedulian terhadap suatu hal. Kepekaan menyangkut berbagai kondisi. Kepekaan terhadap Tuhan, kepekaan terhadap manusia dan kepekaan terhadap lingkungan. Kepekaan bukanlah bakat dari lahir tetapi dapat dilatih. Seperti halnya anak-anak usia awal yang memiliki sifat egosentris, selalu berpusat kepada dirinya sendiri semakin berkurang karena semakin besar, hidup dalam suatu lingkungan, mulai dari tetangga, sekolah dan seterusnya. Masuk di dalam sebuah komunitas dan menyadari adanya orang lain.

Kepekaan kita itu merupakan seberapa peduli dalam menyikapi suatu keadaan. Bermula dari peristiwa-peristiwa yang kita alami dapatkah kita mengambil pelajaran kehidupan. Pada intinya adalah mengembangkan sikap empati. Kebaikan dari memiliki kepekaan ini adalah dapat berhati-hati dan berfikir panjang dalam bersikap, bertindak dan mengambil keputusan. Sedang kekurangannya adalah merasa ada suatu yang harus diperbaiki saat melihat hal yang tidak pada tempatnya, namun terkadang tidak dapat berbuat banyak. Maka sebagai penyaluran aspirasinya dapat dengan menuliskan apa yang menjadi kegundahannya.

Kelebihan dan kekurangannya tentu harus tetap kita syukuri, lebih baik mengolah kepekaannya itu untuk sesuatu yang positif dan menggunakannya untuk hal yang bijak bagi diri sendiri juga sesama.

Demikian

#ODOP# Februari Membara # lupa hari keberapa
sumber gambar : master-asia.blogspot.co.id

Kamis, 18 Februari 2016

Pertemuan online

Posted by cuap-cuap ratih on 16.53 with 1 comment
Masuk ke komunitas baru lagi! Disana anggotanya masih cukup muda-muda. Ada yang masih kuliah, ada yang sudah fresh graduate. Aku? Sudah lama graduatenya hehe.. udah ga fresh lagi lah.

Tiba saat perkenalan, sertakan nama, asal dan umur!  Alah si umur mah ga usah ikutan apa sih, nanti kamu jadi minder kalau tahu umurku lebih banyak darimu. Jadi bilang saja umurku usia matang. Ah tapi jadi dilema, nanti kalau ternyata aku tidak cukup matang dalam pembicaraan kita, bisa-bisa aku diperam biar matang. Ya sudahlah tak perlu dibahas juga. 

Untung ini pertemuan yang tidak perlu bertatap muka, nantilah kalau sudah kenal baru kopdar alias ketemuan, keliatan deh kalau aku unyu-unyu puluhan tahun yang lalu :p


Belajar adalah pekerjaan seumur hidup, semoga umur juga mau belajar. Menghitung mundur.. ups sadar.. sadar bertobat sebelum tiba masanya. 

Pertemuan ini mungkin akan menguntungkan para pembelajar visual, karena belajarnya dengan melihat teks. Tapi pasti yang lain juga bisa menyesuaikan. Intinya seperti belajar kelompok, tapi tidak dengan berkumpul secara fisik. manitikberatkan pada belajarnya itu sendiri walaupun banyak teori yang diberikan tapi tidak dipraktekan juga tidak mumpuni. Pertemuan hanya tinggal pertemuan, pembelajaran tidak efektif juga pada akhirnya. Yang terpenting tetap prakteknya.


Kemajuan teknologi memang sedikit banyak membawa perubahan, tentunya harus yang bermanfaat dan berguna untuk kebaikan manusia. Tidak terkecuali efeknya kepadaku, dengan kegaptekan alias gagap teknologi akhirnya masuk kedalam komunitas menulis ini. Anggotanya bertebaran di seluruh Indonesia, kerenkan?. Jaringan internet mempersatukan kita untuk bisa belajar bersama-sama. Online.. online..


Tidak tahu berapa lama cita-citaku akan tercapai, tapi rasanya dapat angin sejuk karena merasa Allah berpihak ke sisiku dengan menyediakan kebutuhanku. Lagi butuh belajar menulis, dipertemukan dengan orang-orang yang konsisten menulis seperti Bang Syaiha dan teman-teman di One Day One Post. Memaksa otakku yang sedikit lola untuk terus bisa berkarya. Dengan menulis minimal 6 kalimat sebagai awalan dan sekarang membuatku tertantang untuk bisa melebihi target. Lalu komunitas menulis online, walaupun belum mulai. Peraturannya lumayan agak ketat. Semoga dapat bertahan. Aku tidak ingin berhenti di satu titik, yang terus akan aku ragukan adalah titik batas dimana aku sudah tidak dapat lagi melakukannya. Dan selama aku terus melakukannya aku belum mencapai batasanku. Jadi lakukan saja terus.


Satu lagi Quote yang aku suka :
sumber gambar: www.picturequotes.com

Rabu, 17 Februari 2016

Untuk Hari Ini

Posted by cuap-cuap ratih on 22.49 with 2 comments
“Wahai anakku, dirimu adalah amanah yang Allah berikan kepada kami dan suatu saat kami pasti dimintai pertanggungjawabannya”.

Mensyukuri kehadiranmu menjadikannya lengkap indah hidup kami. Dirimu tidak saja membawa kegembiraan tapi juga membawa ujian. Allah mengijinkan kamu tinggal bersama kami dengan syarat, kami harus membimbingmu menjadi hamba yang shaleh dan bisa menjalani hidupmu sesuai fitrah yang lurus.

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah) sampai lidahnya bisa berbicara. Kedua orang tuanya lah yang menjadikan anak tersebut, Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. al-Baihaqi dan ath-Thabrani)

Bahkan diri kami sendiri terkadang lalai dan khilaf tapi dengan begitu lembutnya Allah yang menyuruh dirimu untuk berbuat baik kepada kami, terutama kepadaku yang telah mengandungmu selama sembilan bulan. Itu tak seberapa karena Allah memang menciptakan begitu. 

Karena kealfaan pikiranku terkadang perbuatan dan kata-kata yang ku ucap sering menyakitimu, Maafkanlah!

Ibumu ini hanya manusia biasa, namun akan kukatakan hal yang sama dengan yang Lukman katakan kepada anaknya

“Hai anakku, Janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (Qs. Lukman:13)

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, Hanya kepada-Kulah kembalimu (Qs. Lukman:14)

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian Hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Qs. Lukman:15) 

“Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) sebesar biji sawi dan berada dalam batu atau dilangit atau didalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui”. (Qs. Lukman:16)

“Hai anakku, Dirikanlah sholat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari yang munkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)”. (Qs. Lukman:17)

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Qs. Lukman:18)

Dan Sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakkan suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruknya suara ialah suara keledai. (Qs. Lukman:19)

“Selamatkanlah kami ini dengan do'amu wahai anakku”.

Kami tidak perduli apa pekerjaanmu asalkan halal, asalkan Allah Ridho. Tidak penting kedudukanmu didunia.  Yang terpenting di mata Allah. Tak perlu kau pikirkan tinggal dimana kami saat tua itupun bila Allah menghendaki kami masih tinggal bersamamu. Kami selalu bersyukur asalkan kamu tetap menyayangi kami. Ketaatanmu pada Ilahi adalah arti keberadaan kami. Kami tidak menuntutmu untuk balas budi karena Allah sudah menyiapkannya, tak perlu khawatir. Tumbuh berkembanglah dalam iringan untaian dzikir padaNya.

Ingat saja yang sudah kami katakan, bila kau lupa buka kembali Al quranmu dan lihatlah juga apa yang telah Lukman katakan kepada anaknya.

 Ini yang kami katakan untuk hari ini. Besok kamu baca lagi ya..  Salam sayang dari orang tuamu


#ODOP#Februari membara#Hiks..