Sabtu, 04 Maret 2017

Cuma Mau Jujur

Posted by Unknown on 23.52 with No comments
Mobil mungil kami berusaha membelah jalan Juanda di daerah Depok yang seringkali macet apalagi saat ini sedang turun hujan. Ini saat yang paling menyenangkan buatku. Berdua didalam mobil dan tema apa saja bisa masuk dalam obrolan kami.
Pernah dengar Superman? Iyaa Super hero yang lahirnya di Amerika tuh, bisa terbang dan punya kekuatan super. Nah ga ada hubungannya juga sih cuma mau menyamakan saja kalau Superman selalu muncul pada saat dibutuhkan, suami juga seperti itu pekerjaannya. Bekerja terutama saat ada yang mau operasi karena tanggungjawabnya pada wilayah pembiusan pasien. Dan itu yang seringkali membuatnya berpindah-pindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain. Aku sering menggodanya dengan lagu one call away-nya Charlie puth walaupun cuma tahu reff nya aja pada saat ada telpon yang menghubunginya. Rasanya tu ya dia banget gituh..

“I'm only one call away
I'll be there to save the day
Superman got nothing on me
I'm only one call away

Suami bercerita, pernah mobil harus masuk ke bengkel dan untungnya bisa selesai satu hari saja. Tapi suami tidak bisa otomatis libur atau tidak bekerja karena tidak ada kendaraan. Siang itu ada dua operasi di dua rumah sakit yang berbeda. Akhirnya suami memutuskan menggunakan armada online, motorlah yang jadi pilihannya. Salah satu keunggulan untuk wilayah yang banyak titik kemacetan bahwa motor bisa sampai lebih cepat disamping armadanya yang banyak berseliweran menjamin ketersediaan dalam menjawab orderan yang ditawarkan.
Saat memesan yang pertama kali suami mendapatkan diskon yang lumayan banyak mencapai 50% dari tarif yang dikenakan seharusnya. Tidak tahu juga kenapa bisa sampai didiskon sebanyak itu. Tarifnya akan dikirimkan melalui email sehingga suamipun akan mengetahui masalah diskon ini, berapa jumlah uang yang harus dibayarkannya.  Pengendara motor online ini sangatlah jujur, meskipun ada email yang memberikan info, dia tetap saja menyampaikan kepada suami jumlah yang harus dibayar termasuk diskonan yang diterima. Bersyukur tugasnya yang pertama berjalan dengan lancar, dan menuju tugas yang kedua di rumah sakit yang berbeda namun tidak terlampau jauh kira-kira 10 km dari rumah sakit yang pertama.
Memesan lagi motor online untuk yang kedua kalinya. Tanpa disangka-sangka dapat diskon lagi dan bertambah besar jumlahnya. Pengendara kedua juga berlaku sama dengan pengendara pertama, dia jujur menyampaikan mengenai tarif yang ada.
Saat akan kembali ke bengkel, tetiba ada telpon masuk yang mengabarkan akan ada operasi cito di rumah sakit yang pertama. Dan suami harus kembali ke rumah sakit yang pertama. Untuk ketiga kalinya suami memesan motor online dan sangat mengejutkan tarifnya tertulis nol rupiah alias gratis. Pengendara ketiga ini tidaklah sama dengan pengendara yang pertama dan kedua, dia sama sekali tidak menyinggung mengenai diskonan yang didapat suami. Di situlah suami menyayangkan tindakan pengendara ketiga ini.
Aku sempat bertanya kepada suami, “kalau saja nih, dia bilang bahwa abang dapat diskon sehingga tidak perlu membayarnya alias gratis. Apa abang tetep akan memberikannya uang?”
“Iya.”
“Kasihanlah, dia sudah kerja. Masa tidak dikasih uang?”
“Tapikan abang dapat diskon,” belaku.
“ya ga apa, anggap aja abang kasih tips tapi sayang dia tidak jujur.” kata suamiku

Masih harus pesan motor online untuk yang keempat kalinya dengan tujuan bengkel. Tarifnya pun kembali seperti biasa, ternyata diskonnya hanya untuk motor online yang pertama sampai ketiga. Meski tidak mengalaminya sendiri aku juga jadi ikut merasakan naik motor online dengan cerita suamiku itu. Kejujuran adalah hal yang utama. Kalau ingin orang jujur kepada kita maka harus dimulai dari diri kita dulu yang harus jujur karena apa yang kita lakukan pada akhirnya akan kembali pada kita. Kalaupun akhirnya tidak sesuai dengan yang kita usahakan, itu adalah ujian agar kita lebih bersabar. ^^
                                           sumber gambar: duit pintar.com

0 komentar:

Posting Komentar