Tampilkan postingan dengan label Tentang Ratih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Ratih. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Februari 2016

MUMPUNG MASIH PAGI

Posted by cuap-cuap ratih on 10.25 with No comments
Hari minggu pada ngapain? Kebanyakan pekerja kalau ga ada rencana pastinya lebih senang dirumah nge-gelayoran sambil meluk guling dan tidur sampe sebangunnya. Ini hasil survei dari 5 orang yang ada di rumah. Dua masih tidur, satu jalan pagi dari subuh dah gaul sama temen-temennya, satu bangun tidur langsung pantengin drama jepang di web, satu lagi ngadepin lapie lagi ngetik n berselancar ria di dumay. Bebas aja.

Untuk bahagia itu sederhana kan? Di syukuri saja apa yang ada. Pusing mau kesana-kemari tapi ga ada budget, hehe itu masalahnya. Lihat yang ada dibawah, kalau selalu melihat keatas kepala akan menjadi pusing dan mata menjadi merah karena silau eh tapi ga tau deh kalau ternyata matanya lagi sakit atau kecolok karena ngintipin tetangga sebelah.

Sarapan? Penting banget tuh. Tapi belom nih! nungguin kali aja ada yang ngirimin. Woi.. abang-abang yang jualan mah udah dari tadi berseliweran, dipanggil kali biar berhenti kalau nungguin siapa yang mau kirim. Ngarep banget ya?

Nulis tentang keseharian tuh enak bisa tentang apa aja, trus disuruh nulis tentang peristiwa yang lagi trend perlu mikir. Lanjut nulis pakai analogi tambah mikir keras, diumpamakan itu seperti tim gegana yang sedang menjinakkan bom atau seorang nenek yang sudah rabun berusaha memasukkan benang ke lubang jarum atau mumpung ini masih pagi, kenapa masih pagi? Karena kalau sudah siang itu tidak pagi lagi. Mikir!!

Itu adalah beberapa tantangan One Day One Post untuk bulan Februari. Berhasilkah dilalui? Tentu saja. Lautan luas, gunung menjulang, jalan berkerikil pun sanggup dilalui buat ketemu kamu apalah bila hanya sebuah tulisan. Ga sombong, dari sudah bisa pegang pinsil di taman kanak-kanak di situ sudah nulis walau hanya berupa garis-garis yang panjang dan pendek, meliuk-liuk, bertumpuk, dan tidak jelas.

Demikianlah semoga tetap bisa menghasilkan daripada tidak dihasilkan. Terus saja menulis bagus jelek bukan kita yang menilai, dan biar saja orang menilai. Kalau salatiga berarti nilainya tujuh dan kalau ga ada salahnya itu tidak mungkin karena semua orang pasti punya salah. No body Perfect! Kalau saya ada salah Maafin Yak!



#Relax on Sunday Morning

Kamis, 18 Februari 2016

Pertemuan online

Posted by cuap-cuap ratih on 16.53 with 1 comment
Masuk ke komunitas baru lagi! Disana anggotanya masih cukup muda-muda. Ada yang masih kuliah, ada yang sudah fresh graduate. Aku? Sudah lama graduatenya hehe.. udah ga fresh lagi lah.

Tiba saat perkenalan, sertakan nama, asal dan umur!  Alah si umur mah ga usah ikutan apa sih, nanti kamu jadi minder kalau tahu umurku lebih banyak darimu. Jadi bilang saja umurku usia matang. Ah tapi jadi dilema, nanti kalau ternyata aku tidak cukup matang dalam pembicaraan kita, bisa-bisa aku diperam biar matang. Ya sudahlah tak perlu dibahas juga. 

Untung ini pertemuan yang tidak perlu bertatap muka, nantilah kalau sudah kenal baru kopdar alias ketemuan, keliatan deh kalau aku unyu-unyu puluhan tahun yang lalu :p


Belajar adalah pekerjaan seumur hidup, semoga umur juga mau belajar. Menghitung mundur.. ups sadar.. sadar bertobat sebelum tiba masanya. 

Pertemuan ini mungkin akan menguntungkan para pembelajar visual, karena belajarnya dengan melihat teks. Tapi pasti yang lain juga bisa menyesuaikan. Intinya seperti belajar kelompok, tapi tidak dengan berkumpul secara fisik. manitikberatkan pada belajarnya itu sendiri walaupun banyak teori yang diberikan tapi tidak dipraktekan juga tidak mumpuni. Pertemuan hanya tinggal pertemuan, pembelajaran tidak efektif juga pada akhirnya. Yang terpenting tetap prakteknya.


Kemajuan teknologi memang sedikit banyak membawa perubahan, tentunya harus yang bermanfaat dan berguna untuk kebaikan manusia. Tidak terkecuali efeknya kepadaku, dengan kegaptekan alias gagap teknologi akhirnya masuk kedalam komunitas menulis ini. Anggotanya bertebaran di seluruh Indonesia, kerenkan?. Jaringan internet mempersatukan kita untuk bisa belajar bersama-sama. Online.. online..


Tidak tahu berapa lama cita-citaku akan tercapai, tapi rasanya dapat angin sejuk karena merasa Allah berpihak ke sisiku dengan menyediakan kebutuhanku. Lagi butuh belajar menulis, dipertemukan dengan orang-orang yang konsisten menulis seperti Bang Syaiha dan teman-teman di One Day One Post. Memaksa otakku yang sedikit lola untuk terus bisa berkarya. Dengan menulis minimal 6 kalimat sebagai awalan dan sekarang membuatku tertantang untuk bisa melebihi target. Lalu komunitas menulis online, walaupun belum mulai. Peraturannya lumayan agak ketat. Semoga dapat bertahan. Aku tidak ingin berhenti di satu titik, yang terus akan aku ragukan adalah titik batas dimana aku sudah tidak dapat lagi melakukannya. Dan selama aku terus melakukannya aku belum mencapai batasanku. Jadi lakukan saja terus.


Satu lagi Quote yang aku suka :
sumber gambar: www.picturequotes.com

Kamis, 04 Februari 2016

Tentang Ratih

Posted by cuap-cuap ratih on 01.06 with No comments
Ratih terlahir sebagai anak pertama dalam keluarga, walaupun sebenarnya punya kakak namun takdir berkata lain, kakaknya Ratih sudah berpulang dan tenang di sisi Allah saat masih usia 2 tahun, tapi Alhamdulillah adiknya banyak jadi tidak merasa kesepian.

Ratih kecil orangnya tidak bisa diam dalam arti sebenarnya. Senang bergerak kesana kemari. Ayahnya pernah bilang “Ratih lebih senang berlari dari pada berjalan”. Makanya paling senang ikutan lomba lari, paling sering lari sprint tapi suka juga lari jauh. Selain lari suka juga berenang, menurutnya olahraga yang tidak pakai keringat tapi capek. Katanya Ratih ya pokoknya senang aja.

Ratih masa sekolah itu udah ABG, senang berteman dengan siapa saja tidak pandang bulu, bulu hidung maupun bulu kaki. Perteman yang baik membuat Ratih ABG senang mengikuti kegiatan sekolah seperti OSIS dan PMR. Memang banyak temannya tapi Ratih juga tipe Extrovert Thinker, nah.. saat berfikir itu lebih senang sendiri apalagi pohon mangga depan rumah itu besar, jadilah tempat berfikirnya Ratih. Tidak tau juga lagi mikir apa sebenarnya sampai naik-naik pohon mangga yang banyak buahnya. Ting! Hobinya Ratih ada tambahan satu lagi nih.. tukang manjat. Suer katanya ini paling di suka banget!

Ratih sang mahasiswa, masih galau dan gundah memilih jurusan kuliahnya. Bukan karena tidak tau apa maunya, hanya jurusan yang diimpikannya tidak terjangkau biaya. Jadi banting stir dan mendapat pilihan ekonomi atau komputer. Ratih tidak akan menyesal adalah bagian dari rasa bersyukur pernah kuliah di ekonomi jurusan Akuntansi. Pernah bekerja di konsultan auditor, tapi ternyata lebih senang mengajar yang sudah dilakukannya sejak kuliah tingkat 3.

Ratih bertemu dengan kekasih hatinya dan menikah, ciee.. Alhamdulillah dikaruniai 2 orang buah hati. Inilah selembar kisah yang dapat tertuang dalam tulisan tulus Ratih, agar kamu bisa mengenalnya dan tidak menyesal karena sudah tahu. ^^

Setiap cerita hidup manusia bagai bintang yang terang dilangit, dan saat kamu memandangnya tampak damai dan indah. Cukup itu yang kita tahu agar tak ada penghakiman dan penilaian yang merusak cantik sinarnya yang menghias malam.

Sampai bertemu dalam aksara cinta Ratih di blog ini.